News

Hujan Deras, Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Maros Terendam Banjir

×

Hujan Deras, Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Maros Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Kondisi banjir di Lingkungan Perumnas Tumalia, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, pada Rabu (12/2/2025) pagi. (Ist)
Kondisi banjir di Lingkungan Perumnas Tumalia, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, pada Rabu (12/2/2025) pagi. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, beberapa hari terakhir, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Sejak Selasa (11/2/2025) malam, sedikitnya ada tiga Kecamatan di Kabupaten Maros yang terendam banjir dengan ketinggian beragam.

Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah jalan poros Makassar-Maros tepat di depan Kantor Bupati Maros. 

Di lokasi ini ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa sehingga menjadikan kendaraan bermotor tak dapat melintasi jalan ini. Kondisi ini pun menyebabkan kemacetan panjang di jalan antar provinsi ini.

Baca Juga  Kepala Desa Gunung Menyan dan Nasi Bungkus, Ketawa Lepas, 'Jomet' Buka Suara

Warga terpaksa melintas dengan berjalan kaki menyeberangi banjir.

Banjir juga terjadi di lingkungan sekitar Bendung Leko Pancing Kecamatan Tompobulu. Dalam video yang beredar di media sosial menunjukkan satu bangunan kandang ayam terseret arus sungai.

Sementara itu di Kecamatan Tanralili, pada Selasa sore ketinggian air mencapai satu meter. Dari keterangan warga, ketinggian air di Tanralili sudah mencapai setengah rumah. Warga menyebut jika kejadian banjir itu terulang kembali seperti di tahun 2019 lalu.

Banjir juga terjadi di Lingkungan Perumnas Tumalia Kelurahan Adatongeng Kecamatan Turikale.

Baca Juga  Hujan Angin Sidoarjo, Atap Semburat, Tiang Listrik dan Pohon Tumbang

Sejak malam, air masuk ke rumah warga mencapai betis orang dewasa. Namun di jalan perumahan, ketinggian air mencapai pinggan orang dewasa.

Menurut Adrian, warga Perumnas Tumalia, air banjir mulai naik pada sore hari. Dan air masuk hingga ke dalam rumah pada malam hari.

“Banjir Kak, ini jalan depan rumah sudah sampai pinggang. Sudah masuk air di rumah Kak, sebatas mata kaki. Kalo sekarang di jalan Perumahan saya dapat infonya sebatas pinggang orang dewasa,” kata Adrian kepada Kita Indonesia Satu, Rabu (12/2/2025) pagi.

Baca Juga  Satgassus Tipikor Mabes Polri Turun ke Sulawesi, Ada Apa?

Meski demikian, Adrian mengaku tidak akan mengungsi lantaran banjir mulai surut, meski akses untuk keluar rumah masih digenangi banjir.

“Alhamdulillah sudah surut di rumah Kak, cuman akses untuk keluar yang tidak bisa,” tutupnya. (Fit/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *