KITAINDONESIASATU.COM – Kejadian tak terduga terjadi di RSUD Kota Serang, Banten, Senin (12/1) pagi. Hujan deras membuat pelataran rumah sakit tergenang air setinggi mata kaki, memaksa sejumlah pasien, terutama lansia dan anak-anak, digendong dan dipapah oleh petugas medis dan keamanan agar bisa masuk ke lobi tanpa basah.
Meski begitu, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal. Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, memastikan air hanya menggenangi bagian luar gedung dan tidak menembus ruang perawatan maupun ruang medis.
“Pelayanan masih berjalan, hanya akses masuk yang agak basah,” jelas Agis usai meninjau lokasi.
Penyebab banjir menurut Agis adalah tingginya curah hujan yang melampaui kapasitas drainase setempat. Untuk solusi jangka panjang, normalisasi Sungai Parung dan perbaikan drainase menjadi prioritas, sementara fokus saat ini tetap pada evakuasi, logistik makanan, dan kesehatan warga.
Direktur Utama RSUD Kota Serang, Ahmad Humariyadi, menambahkan, ini kali pertama genangan air sampai masuk pelataran rumah sakit.
Sebelumnya, hujan deras hanya menimbulkan genangan kecil di jalan akses. Akibat cuaca ekstrem, jumlah pasien rawat jalan hari ini sedikit menurun menjadi 77 orang, tapi tidak ada pasien rawat inap yang dipulangkan paksa.
Sebagai langkah darurat, RSUD telah membobok dan mengeruk saluran air tersumbat di belakang gedung, mempercepat surutnya genangan. (*)


