KITAINDONESIASATU.COM – Harga minyak dunia kembali mengalami penurunan setelah muncul perkembangan positif terkait hubungan Amerika Serikat dan Iran.
Kesepakatan damai yang mulai dibangun antara kedua negara dinilai mampu meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini menjadi salah satu faktor utama pendorong kenaikan harga energi global.
Pada perdagangan terbaru, harga minyak mentah Brent turun ke level sekitar US$80 per barel.
Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi sejak awal pekan setelah pasar merespons kabar adanya nota kesepahaman yang ditandatangani untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.
Pembukaan Selat Hormuz Bawa Sentimen Positif Harga Minyak Dunia
Salah satu faktor yang memperkuat optimisme pasar adalah rencana dibukanya kembali Selat Hormuz.
Jalur pelayaran strategis tersebut selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak dunia karena menghubungkan negara-negara produsen energi di Timur Tengah dengan pasar internasional.
Dengan terbukanya akses pelayaran, kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global mulai berkurang. Investor menilai ketersediaan stok energi akan lebih terjamin sehingga tekanan terhadap harga minyak berangsur mereda.

