KITAINDONESIASATU.COM – Tim SAR gabungan Jember akhirnya menemukan korban kedua yang hanyut di Sungai Bedadung.
Korban bernama Abdul Qodir Arifa’i (16) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tepi sungai yang terletak di Desa Tamansari, Kabupaten Jember, setelah proses pencarian selama tiga hari.
Jenazah korban ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 08.30 WIB, berjarak lebih dari tiga kilometer dari lokasi awal kejadian.
Proses Pencarian Bodah Hanyut di Sungai Bedadung Jember
Pencarian korban melibatkan berbagai unsur SAR, termasuk BPBD Jember, Basarnas, TNI AL Puger, Satpolairud, perangkat desa, serta komunitas relawan yang bekerja sama dalam upaya evakuasi.
Tim SAR sebelumnya juga telah menemukan korban pertama, Aliful Imam (13), yang ditemukan di muara Pantai Pancer, Kecamatan Puger, sehari sebelum korban kedua ditemukan.
Dengan ditemukannya kedua korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi pencarian resmi dihentikan. Semua tim yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah menyelesaikan tugasnya.
Pihak BPBD Jember mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat anak-anak bermain di sekitar sungai yang memiliki arus deras.
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas berbahaya di perairan yang deras tanpa pengawasan orang tua.
Kejadian ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih memperhatikan keselamatan saat berada di sekitar sungai.(*)



