Petugas di lapangan juga mengingatkan warga untuk mengungsi ke lokasi aman karena kondisi masih labil.
Letusan besar sebelumnya terjadi pada Mei 2025, disusul dengan erupsi beruntun pada November yang lalu yang menyebabkan sembilan korban jiwa dan ribuan pengungsi.
Gunung Lewotobi memiliki dua puncak kembar: Laki-Laki setinggi 1.584 meter yang aktif, dan Perempuan dengan ketinggian 1.703 meter yang cenderung lebih tenang. Keduanya merupakan bagian dari zona vulkanik aktif di Indonesia, negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia.
Dengan status siaga saat ini, Indonesia kembali diingatkan akan potensi bencana geologis yang tinggi, terutama di wilayah dengan gunung api aktif seperti Flores Timur.***


