KITAINDONESIASATU.COM – Gunung Dukono yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang terjadi pada Selasa, 1 April 2025, pukul 16.46 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.900 meter di atas puncak gunung, atau sekitar 2.987 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
“Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Selasa, 01 April 2025, pukul 16:46 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 1900 m di atas puncak (± 2987 m di atas permukaan laut),” ungkap Sarjan, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, dikutip Rabu (2/3/2025).
Sarjan juga melaporkan bahwa kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, dan mengarah ke barat daya. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Mengingat aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang sering terjadi secara periodik, PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar gunung dan para pengunjung atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas, pendakian, atau mendekati kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi diri dari ancaman abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan.
Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Gunung Dukono juga mengalami erupsi pada pukul 08.10 WIT. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak kawah, dan terekam di seismogram dengan amplitudo 24 milimeter dan durasi 55.80 detik.
Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Gunung ini memiliki karakteristik erupsi eksplosif yang menghasilkan abu vulkanik dalam jumlah besar, serta sering disertai dengan lontaran material pijar dan awan panas.(*)

