KITAINDONESIASATU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa tektonik dangkal yang terjadi di wilayah Pacitan dan sejumlah wilayah Jatim terjadi dalam waktu yang cepat, Sabtu (10/1/2025).
Seperti kita ketahui menurut catatan BMKG gempa tektonik berkekuatan M 4,9 pukul 14:25 terjadi pada 87 km barat daya Pacitan di kedalaman 10 km.
Gempa itu berlangsung cepat seperti diungkap warga Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan kepada kompas.com guncangan itu terjadi sekitar 5 detik.
Sehingga banyak warga yang tidak merasa, dan tidak menimbulkan kerusakan sama sekali di Desa Sukorejo.
Menurut BMKG gempa yang terjadi merupakan gempa tektonik dangkal yang dipicu oleh adanya aktivitas subduksi lempeng pada zona megathrust.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Sabtu, mengatakan pusat gempa tersebut terletak di laut pada kedalaman 29 kilometer dengan koordinat 8.88° LS; 110.97° BT atau berjarak 79 kilometer dari arah barat daya Pacitan, Jawa Timur.
Disebutkan gempa berkekuatan 4,9 dapat dirasakan hingga Trenggalek, Ponorogo, Karangkates, Malang) dan di Jawa Tengah (Klaten, Yogyakarta, Wonogiri, Sukoharjo dan Surakarta.
Menurut hasil analisa sementara seismologis BMKG, gempa tersebut adalah gempa dangkal yang dipicu adanya adanya aktivitas subduksi lempeng pada zona megathrust di laut barat daya Pacitan, Jawa Timur.
Gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan terjadi satu kali gempa susulan dan juga belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Namun masyarakat diimbau waspada seraya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh dilaporkan oleh BMKG.
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 4,9 guncang wilayah perairan Pacitan, Jawa Timur pada hari Sabtu 11 Januari 2025 pukul 14:25 WIB.
Disebutkan bahwa di wilayah itu gempa bumi dirasakan dalam skala II-III MMI yang artinya getaran dirasakan seperti truk yang melintas.
Getaran dengan skala lebih rendah dirasakan di Karangkates-Malang dalam skala II MMI yang artinya getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Tercatat, gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 14.25 WIB dengan episenter gempa berada di koordinat 8,88 derajat Lintang Selatan (LS) dan 110,97 derajat Bujur Timur (BT).
Titik gempa berada di laut pada jarak 79 km arah barat daya Pacitan dengan kedalaman 29 km. BMKG mencatat terjadinya sekali gempa susulan pada pukul 14.45 WIB. **

