KITAINDONESIASATU.COM – Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram menjadi momen krusial bagi umat Islam di seluruh dunia untuk mendulang pahala. Hari bersejarah ini menyimpan keutamaan besar, di mana pintu ampunan dan keberkahan dibuka lebar bagi mereka yang menghidupkannya dengan ibadah.
Amalan paling utama pada hari ini adalah puasa Asyura. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa puasa 10 Muharram dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu. Untuk menyempurnakannya, umat Islam dianjurkan melengkapinya dengan puasa Tasu’a pada 9 Muharram sebagai pembeda dari tradisi kaum Yahudi.
Selain berpuasa, umat Muslim disarankan memperbanyak zikir khusus Asyura, yaitu membaca kalimat berikut sebanyak 70 kali:
“Hasbunallah wanikmal wakil, nikmal maula wanikman nasir” (Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung). Membaca zikir ini diyakini dapat membentengi diri dari berbagai keburukan sepanjang tahun ke depan.
Tak kalah penting, 10 Muharram juga menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak sedekah dan melapangkan nafkah keluarga. Memberikan hidangan yang lebih baik kepada istri dan anak-anak pada hari Asyura dipercaya mendatangkan kelapangan rezeki dari Allah SWT selama setahun penuh.
Mari manfaatkan sisa waktu di bulan mulia ini untuk mendekatkan diri kepada-Nya dengan zikir, doa, dan kepedulian sosial terhadap sesama.(*)





