Barnas kemudian menyoroti peran penting program ini dalam pemberdayaan perempuan, karena ibu-ibu setempat turut terlibat dalam pengelolaan program, memberi mereka kesempatan untuk kegiatan produktif yang meningkatkan kesejahteraan mereka.
Panen meningkat
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyebutkan bahwa hasil panen program ini meningkat hampir 300% dari jumlah awal.
Ia berharap program ini dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi berbasis ikan.
“Di salah satu lokasi, kami menanam 22 kilogram benih ikan dan berhasil memanen hingga 61 kilogram,” jelas Beni.
Program ini telah dilaksanakan di 10 lokasi dan mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, program ini juga membantu pemenuhan gizi keluarga.
Beni berharap Program Serikandi-Biru dapat diperluas ke wilayah lain sebagai bagian dari mendukung program makan bergizi yang dimulai tahun depan.
“Ke depannya, kami ingin memenuhi kebutuhan gizi berbasis protein hewani dari ikan secara mandiri di lingkungan masyarakat,” pungkasnya.
Program Serikandi-Biru menjadi salah satu inovasi Garut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, dan perbaikan lingkungan. (aps)***


