“Jadi hari ini kita bergembira semuanya, kita berpartisipasi dalam pelestarian budaya dan pelestarian sungai serta lingkungan kita agar lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Puarman.
Direktur Pengendalian Pencemaran Air, Direktorat PPKL KLHK, Tulus Laksono mengucapkan terima kasih atas inisiatif Festival Budaya Susur Sungai Cikeas, karena ini selaras dengan tujuan kami di KLHK. Sungai harus kita jadikan tempat berinteraksi, berbudaya. Sehingga sungai tidak kita jadikan tempat membuang sampah atau halaman belakang, tapi dijadikan halaman depan.
“Di lokasi ini dulunya tempat pembuangan sampah, sudah terbayang pasti dulunya ada tumpukan sampah. Kemudian disulap menjadi tempat yang nyaman untuk kita berinteraksi,” ujar Tulus.
Tulus berharap, semoga di sepanjang Sungai Cikeas ini tidak ada lagi di pinggir sungai tempat untuk buang sampah. Dan melalui kegiatan ini, diharapkan banyak orang yang mau terjun ke sungai, karena semakin banyak orang yang mau terjun ke sungai, lama-lama pasti orang akan cinta sungai. Kalau sudah cinta sungai, pasti tidak akan mau mengotori sungai. (Nicko)


