KITAINDONESIASATU.COM — Wali Kota Bandung M Farhan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan tahun ini.
Pasalnya, meski periode musim hujan diperkirakan relatif singkat, curah hujan yang turun disebut berpotensi jauh lebih tinggi.
Berdasarkan hasil diskusi Pemerintah Kota Bandung dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan tahun ini diprediksi berlangsung sekitar tiga bulan, mulai Desember hingga Februari.
Namun, durasi yang lebih singkat tersebut tidak berarti ancaman hujan lebih kecil. Volume air hujan yang diperkirakan turun selama tiga bulan disebut setara dengan akumulasi hujan dalam periode enam bulan.
Kondisi itu membuat intensitas hujan tinggi menjadi hal yang perlu diwaspadai warga Bandung. Hujan dengan volume besar dalam waktu relatif singkat dapat meningkatkan risiko munculnya genangan hingga banjir.
“Berdasarkan diskusi dengan Kepala BMKG, musim hujan tahun ini berlangsung singkat, Desember hingga Februari, namun volume hujannya setara dengan musim hujan enam bulan. Artinya, intensitas hujan akan jauh lebih tinggi saat turun,” ujar M Farhan, Sabtu, 3 Oktober 2026.





