KITAINDONESIASATU.COM – Jimmy Sugito Putra tewas mengenaskan dalam insiden carok yang terjadi pada Minggu, 17 November 2024, di Sampang, Madura.
Serangan itu diduga berkaitan dengan pilihan politik Jimmy yang mendukung pasangan calon bupati berbeda di Pilkada Sampang 2024.
Berikut beberapa fakta tentang Jimmy yang terungkap dari keterangan keluarganya:
1. Pendukung Paslon Nomor Urut 2
Jimmy adalah saksi dari pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh).
BACA JUGA : Tragedi Politik Berdarah Sampang, Seorang Saksi Dicincang Dicarok Secara Brutal
Peristiwa carok itu terjadi saat pasangan tersebut sedang melakukan kunjungan ke rumah seorang tokoh di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Sampang.
2. Sosok yang Dikenal Baik
Menurut keluarga dan tetangganya, Jimmy dikenal sebagai pribadi yang ramah dan menjunjung adat sopan santun. Pamannya, Abu Sidik, menyebut Jimmy tidak pernah terlibat konflik di lingkungan tempat tinggalnya.
3. Pekerja Keras
Sehari-hari, Jimmy bekerja sebagai petugas pelayanan listrik negara (PLN). Ia dikenal cekatan dan selalu tanggap menjalankan tugasnya ketika diminta ke lapangan.
Ketua Tim Pemenangan Jimad Sakteh, Surya Noviantoro, mengecam keras aksi brutal tersebut. Ia mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku, termasuk otak di balik insiden carok ini.
“Jadi saat ada panggilan dari atasan ke lapangan dia langsung menuju ke lokasi,” sambung Sidik.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Jimat Sakteh, Surya Noviantoro, mengecam tindakan para pelaku carok yang menewaskan Jimmy.
Surya mendesak pihak kepolisian untuk segera mengangkap pelaku, termasuk otak dari aksi kekerasan tersebut.
“Mendesak kepolisian agar segera menindak tegas pelaku sekaligus otak kejadian tersebut,” ujarnya.



