News

Gegara Nekat Mandi! Enam Santri Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian C Bukit Jaddih Bangkalan

×

Gegara Nekat Mandi! Enam Santri Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian C Bukit Jaddih Bangkalan

Sebarkan artikel ini
Enam santri tewas tenggelam (Istimewa)
Enam santri tewas tenggelam (Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COMEnam santri tewas di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan, setelah tenggelam di sebuah kubangan air bekas galian C yang berada di kawasan wisata Bukit Jaddih.

Peristiwa enam santri tewas tragis ini terjadi pada Kamis 20 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB.

Kronologi Enam Santri Tewas

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah santri dari salah satu pondok pesantren di Bangkalan sedang bermain di area galian yang terisi air.

Saat kejadian, mereka tidak berada dalam pengawasan ustaz, meski sebelumnya sudah diingatkan untuk tidak mendekati lokasi tersebut.

Para santri nekat mandi di kubangan yang cukup dalam itu. Tidak lama setelah menceburkan diri, mereka tidak muncul kembali ke permukaan.

Seorang santri yang melihat kejadian tersebut langsung memberi tahu ustaznya.

Mendengar laporan itu, sang ustaz segera menuju lokasi dan ikut masuk ke kubangan untuk menolong para santri.

Namun upaya penyelamatan tersebut justru membuat ustaz itu ikut terseret ke dasar kolam dan hampir tenggelam.

Tak berselang lama, warga sekitar berdatangan dan melakukan upaya pencarian. Semua korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar kubangan.

Enam santri ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara ustaz mereka berhasil diselamatkan meski mengalami kondisi kritis.

Seluruh korban segera dibawa ke Puskesmas Jaddih untuk penanganan lebih lanjut, sedangkan ustaz yang kritis dilarikan ke RSUD Bangkalan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Peristiwa enam santri tewas ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak di area rawan bahaya, terutama di wilayah bekas galian tambang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *