News

Dukung Aksi Berani Kapolre Bogor Kota Sugeng Teguh Santoso, IPW : Jangan Ada Lagi Preman Bermain di Pasar

×

Dukung Aksi Berani Kapolre Bogor Kota Sugeng Teguh Santoso, IPW : Jangan Ada Lagi Preman Bermain di Pasar

Sebarkan artikel ini
ipw
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso (KIS/NICKO/IST)

KITAINDONESIASATU.COM – Tindakan tegas Polres Bogor Kota dalam mengamankan para pelaku premanisme di Pasar Tumpah Merdeka mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Indonesia Police Watch (IPW).

Ketua IPW sekaligus anggota DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS), mengungkapkan dukungan penuh terhadap langkah Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, yang terjun langsung ke lapangan untuk bertemu dengan para pedagang dan menyelesaikan masalah yang meresahkan ini.

“Saya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Kapolresta Bogor Kota. Langkahnya yang langsung berkomunikasi dengan para pedagang menunjukkan kepedulian dan efektivitas dalam memberantas aksi premanisme yang sudah sangat meresahkan,” ujar Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan, Senin 7 Oktober 2024.

Baca Juga  Tiga Nyawa Melayang di Gresik, Warga Tuban dan Lamongan Bertabrakan dengan Truk, Pemotor asal Driyorejo Dihantam Supra

Sugeng berharap tindakan tersebut dapat terus dilanjutkan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama bagi pedagang yang beraktivitas di pasar.

“Saya sebagai anggota DPRD berharap Polresta Bogor dapat memberikan rasa aman pada kegiatan ekonomi di pasar dengan memberikan arahan pada pihak-pihak ormas, agar turut menjaga keamanan para pedagang dan menindak tegas mereka yang melakukan kekerasan maupun pelanggaran hukum,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan sembilan pelaku yang terlibat dalam aksi pemerasan dan intimidasi terhadap pedagang di pasar tersebut. 

Baca Juga  Polres Bogor Kota Ungkap Premanisme di Pasar Tumpah, Sita Golok dan Peluru

“Kami sudah mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam kasus premanisme ini. Saat ini, mereka sudah dibawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Bismo saat ditemui di lokasi, Minggu 6 Oktober 2024, malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *