News

Duka Mendalam atas Kepergian Nurdin, Satpam SMPN 3 Bogor

×

Duka Mendalam atas Kepergian Nurdin, Satpam SMPN 3 Bogor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi meninggal dunia. (Ist)
Ilustrasi meninggal dunia (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kepergian Nurdin, satpam yang telah mengabdi di SMPN 3 Bogor, menyisakan duka yang mendalam di hati banyak orang. Nurdin bukan hanya seorang petugas keamanan biasa, tetapi juga sosok yang selalu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. 

Kepribadiannya yang ramah dan dermawan membuatnya dikenang oleh kerabat, rekan kerja, dan siswa-siswa yang pernah bersentuhan dengannya.

Kepala Sekolah SMPN 3 Bogor, Warsadi, mengungkapkan betapa besar kontribusi Nurdin selama bertugas.

“Nurdin dikenal baik, suka menolong, dan mudah bergaul. Dia selalu terlibat dalam kegiatan gotong royong di sekolah,” tutur Warsadi saat ditemui Rabu 8 Januari 2025 kemarin.

Nurdin, yang lahir pada 18 Oktober 1967, telah bekerja di SMPN 3 Bogor sejak awal tahun 2000-an. Meskipun berstatus honorer, ia selalu menunjukkan dedikasi yang tinggi.

“Almarhum juga sering memberi wejangan dan nasehat kepada anak-anak sekolah. Shalatnya pun rajin,” tambah Warsadi. 

Kepergian Nurdin pada usia 57 tahun cukup mengejutkan, mengingat selama ini ia terlihat sehat dan tidak pernah mengeluh. Namun, belakangan diketahui bahwa ia memiliki riwayat penyakit jantung.

“Informasi dari istri bahwa memang almarhum punya riwayat jantung,” jelas Warsadi.

Nurdin meninggalkan seorang istri dan empat anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *