Penyebab kejadian masih belum dapat dipastikan, termasuk dugaan gangguan sistem pendingin udara atau paparan gas berbahaya.
Salah satu kemungkinan yang menjadi perhatian adalah karbon monoksida (CO), gas beracun yang tidak memiliki warna maupun bau.
“Karbon monoksida merupakan gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau.”
Paparan gas tersebut dapat mengganggu pasokan oksigen dalam tubuh dan menyebabkan kehilangan kesadaran hingga berakibat fatal.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab maupun perkembangan penanganan para korban.





