KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi meminta Pemprov mengambil langkah mitigasi untuk menekan angka kebakaran, khususnya di sejumlah pemukiman padat penduduk.
Hal ini berkaca dari tragedi kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk yang menewaskan 5 orang di Jalan Kalianyar IV, Tambora, Jakarta Barat beberapa pekan lalu.
“Tentu ini adalah tragedi yang sangat menyedihkan bagi kita semua. Kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi,” ujar Hilda saat dihubungi, Selasa 22 Oktober 2024.
Legislator DKI ini menilai, permukiman padat memang rentan dengan peristiwa kebakaran. Sebab, instalasi listrik sering diabaikan warga.
“Hal ini sering kali disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kepadatan hunian, instalasi listrik yang tidak aman, hingga kurangnya kesiagaan bencana di masyarakat,” tutur Hilda.
Saat ini, ia meminta Pemprov DKI memastikan adanya bantuan logistik, medis, tempat tinggal sementara, hingga pemulihan fisik dan psikologis bagi para korban kebakaran.
“Selain itu, Pemprov harus melakukan sosialisasi intensif mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran, termasuk memastikan instalasi listrik di kawasan padat penduduk sudah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan,” tutur Hilda.
Sedangkan untuk meminimalisasi kebakaran dan dampaknya, Hilda mengusulkan, perlu penempatan alat pemadam kebakaran berukuran kecil yang dapat dioperasikan di permukiman padat penduduk.


