News

DPR: Relokasi Warga Gaza Bukan Solusi, tapi Kedok Penjajahan Israel

×

DPR: Relokasi Warga Gaza Bukan Solusi, tapi Kedok Penjajahan Israel

Sebarkan artikel ini
FotoJet 1 20
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW)

KITAINDONESIASATU.COM – Anggota DPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menentang tegas usulan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk merelokasi warga Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania.

Menurutnya, langkah ini mendukung agenda penjajahan Israel dan membantu mewujudkan klaim “Negara Israel Raya”.

HNW juga menyebut rencana tersebut sebagai bentuk pembersihan etnis (ethnic cleansing) yang bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan perdamaian.

HNW menjelaskan, usulan relokasi ini tidak lagi sekadar spekulasi, melainkan pernyataan resmi Trump, yang bahkan telah menghubungi Presiden Mesir dan Raja Yordania, meskipun mendapat penolakan dari keduanya.

“Betapa seriusnya proposal ini, sehingga Trump mengaku bahwa dirinya berkomunikasi langsung dengan Presiden Mesir dan Raja Yordania, walau kemudian ditolak oleh kedua pemimpin negara tersebut,” ujar HNW, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Selasa (28/1/2025).

Ia pun mengapresiasi sikap Presiden Mesir dan Raja Yordania, yang didukung oleh Universitas Al Azhar, serta negara-negara Eropa seperti Inggris dan Jerman, yang juga menolak proposal tersebut.

Liga Arab turut menentang usulan ini karena dinilai hanya memperkuat pendudukan Israel dan memperpanjang penjajahan atas Gaza dan Palestina.

HNW sepakat dengan pandangan Senator AS Bernie Sanders, yang menyebut rencana Trump sebagai kejahatan perang dan pembersihan etnis.

Pembersihan etnis, jelasnya, adalah upaya menciptakan wilayah homogen secara etnis dengan memindahkan paksa kelompok tertentu.

“Usulan ini adalah pembersihan etnis yang dikemas dengan kedok relokasi,” tegasnya.

Sebagai solusi, HNW menyarankan agar AS, sebagai sekutu utama Israel, mendesak Israel untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata.

Ia juga mengusulkan agar Trump mempertimbangkan memindahkan warga Israel ke AS yang memiliki wilayah luas, sehingga mendukung janji kampanyenya untuk menciptakan perdamaian di Palestina.

Hal ini, menurutnya, akan meringankan beban warga AS yang selama ini membayar pajak untuk mendukung Israel, termasuk anggaran senilai 356,7 triliun dolar AS sejak 7 Oktober 2023.

Lebih lanjut, HNW meminta Presiden Prabowo Subianto untuk bekerja sama dengan negara-negara OKI, Liga Arab, dan PBB dalam memastikan pelaksanaan gencatan senjata dan menolak usulan relokasi Trump.

Ia juga mengingatkan bahwa pada awal munculnya proposal ini, Indonesia sempat disebut sebagai salah satu tujuan relokasi bagi warga Gaza.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *