Kegiatan doa bersama jurnalis di Pangandaran juga menjadi ruang bagi para peserta untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang masih menunggu kabar.
Di tengah ketidakpastian pencarian, keluarga tentu berharap ada kabar mengenai keberadaan anggota keluarga mereka.
Doa yang dipanjatkan malam itu menjadi bentuk dukungan agar mereka diberikan kekuatan dan ketabahan.
Selain unsur TNI, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kebersamaan antara insan pers dan masyarakat. Solidaritas itu menjadi pesan bahwa musibah yang dialami seorang jurnalis tidak hanya menjadi perhatian keluarga dan rekan kerja, tetapi juga mendapat kepedulian dari berbagai pihak.
Hingga kegiatan berakhir, harapan yang disampaikan para peserta tetap sama: proses pencarian lima jurnalis hilang dapat berjalan lancar dan kelimanya segera ditemukan dalam kondisi yang selamat. (Rilis)





