News

Diusulkan Ojek di Jakarta Dapat BBM Subsidi, Ini Alasannya

×

Diusulkan Ojek di Jakarta Dapat BBM Subsidi, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
ojek
Ilustrasi pengemudi ojek online. (Foto: Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Para pengemudi ojek di Jakarta diusulkan mendapat bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) beralasan, bahwa usulan tersebut salah satu upaya agar banyak warga yang beralih menggunakan moda transportasi umum.

Wakil Ketua Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah MTI Pusat, Djoko Setijowarno mengatakan, berdasarkan data tahun 2002 bahwa penggunaan transportasi umum di Jakarta sekitar 52,7 persen, kemudian turun pada 2010 menjadi 22,7 persen, kembali turun 6,9 persen pada 2018.

“Sementara pemakaian sepeda motor naik, mencapai 61,2 persen pada 2010, dan tahun 2018 menjadi 68,3 persen,” ujar Djoko Setijowarno, di Jakarta, Senin, 10 Februari 2025.

Baca Juga  Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis KKP Kenalkan Susu Ikan ke Bapanas

Artinya, kata dia, penggunaan sepeda motopr menyumbang tingginya polusi udara yakni 44,5 persen, dan mobil menyumbang polisi 14,2 persen. Padahal, angkutan umum di Jakarta sudah memberikan pelayanan yang cakupannya 89,5 persen di wilayah Jakarta atau setara dengan kota-kota negara maju di dunia.

Menurut dia, ojek di Jakarta dapat menggunakan BBM subsidi dengan menggunkan pelat kuning. Maka, pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa meniru ojek berpelat kuning di Kabupaten Asmat Papua Selatan.

Dikatakan, merujuk Pasal 8 Peraturan Daerah Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi mengamanatkan untuk mewujudkan sistem transportasi yang efektif, efisien, lancar dan terintegrasi dalam Rencana Induk Transportasi ditetapkan target 60 persen perjalanan penduduk menggunakan angkutan umum dan kecepatan rata-rata jaringan jalan minimum 35 km/jam untuk transportasi jalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *