Pria yang juga dikenal dengan tokoh pendidikan ini juga menegaskan, pembiaran terhadap persoalan ini akan mengakibatkan banyak persoalan baru dari mulai kecelakaan lalulintas hingga kemacetan. “Bayangkan saja trukkontainer itu melintas di jam sibuk warga beraktifitas. Jika persoalan ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan melahirkan persoalan baru di lapangan,” tegasnya.
Tidak kalah penting, persoalan pengawasan bagi angkuatan bertonase tinggi ini adalah dalam upaya menjaga agar infrastruktur yang dibangun Pemko Medan lebih tahan lama dan tidak cepat rusak. “Pembiaran dari persoalan ini juga yang paling serius adalah kerusahan infrastruktur, Jalan yang dibangun dari dana masyarakat akan cepat rusak karena dilintasi truk yang tidak sepantasnya lewat,” tegasnya.
Dengan pengawasan yang tegas, kata Zulham, Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perhubungan juga secara tidak langsung ikut memelihara infarastruktur yang ada. “Seperti di jalan Karya Jaya itu merupakan Jalan yang baru dibangun Pemko Medan dua tahun lalu. Pembiaran kendaraan tonase besar melintasi jalan Kota tersebut akan mengakibatkan kerusakan infrastruktur,” pungkasnya.(Lilik/Yo)


