News

Dinas Rahasia AS dalam Tekanan: Insiden di Lapangan Golf Trump Cermin Kekurangan Staf

×

Dinas Rahasia AS dalam Tekanan: Insiden di Lapangan Golf Trump Cermin Kekurangan Staf

Sebarkan artikel ini
FotoJet 23 1
Lapangan golf milik Donald Trump di West Palm Beach. (Foto: trumpinternationalpalmbeaches.com)

KITAINDONESIASATU.COM – Dua bulan setelah Donald Trump hampir menjadi korban pembunuhan, seorang pria bersenjata berhasil bersembunyi selama hampir 12 jam di tepi lapangan golf tempat Trump bermain.

Insiden ini terjadi di tengah tekanan berat pada Dinas Rahasia AS yang saat ini beroperasi dengan kekurangan sekitar 400 staf dibandingkan dengan jumlah yang diizinkan oleh Kongres.

Ketika pemilihan presiden 2024 memasuki tahap akhir, Dinas Rahasia menghadapi tantangan besar karena jumlah karyawan yang lebih sedikit.
Tekanan yang dihadapi oleh agen Dinas Rahasia semakin tinggi.

Kenneth Valentine, mantan agen, menyebutkan bahwa situasi saat ini belum pernah seburuk ini.
Keterbatasan sumber daya menyebabkan para agen bekerja dalam kondisi penuh tekanan, seperti yang terlihat dalam insiden terbaru di mana seorang pria bersenjata, Ryan Routh, berhasil berada dekat Trump tanpa terdeteksi hingga terlambat.

Baca Juga  Diselamatkan dari Zona Konflik, Puluhan WNI Akhirnya Tiba di Tanah Air!

Pada hari Minggu, seorang agen Secret Service yang melihat moncong senapan Routh segera mengambil tindakan dan menembaknya, mencegah terjadinya bahaya lebih lanjut.

Routh kemudian ditangkap, namun banyak pihak yang mempertanyakan mengapa dia bisa berada di lokasi tanpa terdeteksi lebih awal.

Penjabat Direktur Dinas Rahasia Ronald Rowe, –yang menduduki jabatannya pada bulan Juli ketika mantan pemimpin lembaga tersebut mengundurkan diri setelah Trump nyaris selamat dari upaya pembunuhan pertama– mengatakan agennya sudah bekerja dengan tingkat stres yang tinggi.

Rowe menyatakan pada 30 Juli bahwa dia merasa “malu” atas kegagalan dalam keamanan terkait insiden tersebut.

Baca Juga  Usia Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Dijadwalkan Kembali ke Tanah Air Akhir Pekan Ini

Pada hari Minggu, seorang agen Dinas Rahasia melihat tersangka penembak di lapangan golf Florida dan sempat melihat senapan AK-47 yang dibawanya.

Rowe menjelaskan bahwa acara golf Trump pada hari itu tidak diumumkan secara publik, sehingga pemeriksaan keamanan yang biasanya dilakukan tidak dilakukan sebelumnya.

Kegemaran Trump untuk bermain golf di lapangan miliknya sendiri, yang terbuka untuk anggota, menambah tantangan keamanan yang lebih besar dibandingkan presiden sebelumnya seperti Barack Obama dan Bill Clinton, yang biasanya bermain di lapangan militer yang lebih tertutup.

Trump juga mengungkapkan pada hari Senin bahwa dia membutuhkan lebih banyak agen untuk perlindungannya, karena sebagai kandidat dan mantan presiden, dia mendapatkan lebih sedikit agen dan sumber daya dibandingkan presiden yang aktif.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Bandung 12 Januari 2025, Hujan dan Angin Kencang

Dinas Rahasia mempekerjakan 7.879 staf hingga Februari, mengikuti rencana yang ditetapkan oleh direktur sebelumnya, James Murray, yang menargetkan memiliki 8.305 staf dalam setahun dan 10.000 pada tahun 2027.

Meski Kongres telah meningkatkan anggaran lembaga ini sebesar 9% untuk menghadapi pemilihan 2024, kekurangan staf tetap menjadi masalah utama. Hanya 2% dari pelamar yang diterima.

Mantan agen Bill Gage menyebutkan bahwa Dinas Rahasia saat ini kekurangan sumber daya dan personel.- ***

Sumber: Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *