NewsBerita Utama

Detik-detik Mobil Sedan Accord Terbelah Ditabrak KA di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Pasuruan

×

Detik-detik Mobil Sedan Accord Terbelah Ditabrak KA di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Pasuruan

Sebarkan artikel ini
sedan ditabrak ka
Kondisi mobil sedan Accrord setelah ditabrak KA Mutiara Timur di Beji Pasuruan, kondisinya terbalik dan terbelah menjadi dua, Minggu (30/11/2025). foto: dokumentasi Polres Pasuruan

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan sedan ditabrak KA Mutiara Timur di perlintasan tanpa palang pintu di Selokambang, Desa Gunung Gangsir, Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur menjadi perhatian masyarakat.

Dalam insiden mengerikan itu menewaskan satu keluarga perangkat Desa Gondanglegi, Cangringmalang, Kabupaten Pasuruan dari rombongan Sekretaris Desa bersama istri dan 2 orang anaknya.

Korban meninggal adalah Muhammad Muhaimin (43) dan istrinya Suci Nurjanah (33), Muhammad Yisran Alim Mukhsin (9) dan Putri Indah Ramadhani (6).

Sementara satu anak yang selamat adalah Rizka Putri Maharani berusia 2 tahun, yang masih batita (bawah tiga tahun).

Dari hasil penyelidikan sementara diduga saat melintas di perlintasan rel KA korban tidak mengetahui adanya KA yang sedang melintas, hal ini disebabkan karena jalan menanjak dan tidak terlihat saat ada KA yang sedang melintas.

Seorang warga yang saat kejadian berada di dekat lokasi kecelakaan mengerikan itu, sempat mendengar suara keras dari dalam rumahnya, dan baru sadar jika suarah keras yang terdengar adalah benturan KA yang menabrak mobil Accord L 1519 AVH yang tertabrak KA Mutiara Timur.

Baca Juga  Empat Tewas Sekeluarga Ditabrak KA di Pasuruan, Batita Dua Tahun Selamat dari Maut

Warga bernama Faizal itu langsung keluar dari rumahnya dan mendatangi arah suara keras akibat kecelakaan itu terjadi.

Saksi yang berada di lokasi kejadian menyaksikan kendaraan mengalami kerusakan parah hingga para korban terpental sudah berada di luar mobil.

Para korban tergeletak di rerumputan yang berada di sisi rel KA sementara kondisi mobil Accord warna biru tipe lama itu kondisinya terbalik dan terbelah menjadi dua bagian dalam posisi terpisah.

Faizal yang saat itu turut serta dalam pertolongan pertama dalam kecelakaan mengisahkan empat orang dua orang dewasa dan dua anak-anak dalam kondisi sudah meninggal dunia, sementara mobil terpental dari perlintasan berjarak sekitar 10 meter.

Baca Juga  Kecepatan Tinggi Avanza Tabrak Mobil Lain, Hancur Ibu dan Anak Warga Sumber Manjing Kehilangan Nyawa

Dari peristiwa itu juga berhasil ditolong seorang Batita (bayi di bawah tiga tahun) ditemukan dalam posisi masih sadar dan kondisinya tidak mengalami luka-luka sama sekali.

Diketahui KA yang menabrak mobil sedan Accord berusia tua itu adalah KA Mutiara Timur yang melaju dari arah Surabapa tujuan Banyuwangi atau melaju dari arah barat ke arah timur.

Lokasi kecelakaan tepatnya di JPL No 88 KM 41+45 petak jalan antara Stasiun Porong-Bangil, Pasuruan menewaskan 4 orang keluarga di dalam mobil Honda Accord L 1519 AVH yang tertabrak KA Mutiara Timur.

Menurut informasi yang diperoleh dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Gagah Ananda Faizal mengungkapkan mobil yang dikemudikan Muhaimin itu melintas di jalur KA tanpa palang pintu saat kereta api sedang melaju dari arah barat ke arah timur.

Sementara mobil sedan berwana biru kemudian melaju dari arah Utara ke arah Selatan, di tengah perjalanan setelah mobil melangkah di atas rel KA, diduga pengemudi tidak mengetahui jika ada KA Mutiara Timur yang melaju dari arah Surabaya ke arah Banyuwangi, kemudian menabrak mobil tersebut.

Baca Juga  Miras Oplosan Kembali Merenggut Nyawa, Empat Tewas dan Satu Kritis di Kota Bogor

Terjadi benturan keras dari KA yang menghantam mobil sedan hingga mobil terseret beberapa meter ke arah timur lalu mobil terguling dan keluar dari rel KA kemudian terbalik di pinggir rel KA.

Akibat insiden itu empat orang di dalam mobil meninggal dunia dan seorang korban mengalami luka ringan, diketahui seorang batita, kondisinya sadar saat ditemukan langsung di evakuasi ke RS Watukosek Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Proses evakuasi melibatkan relawan Tagana, BPBD dan SAR dibantu warga sekitar dan aparat polisi dan TNI, kondisi mobil yang terguling dan posisi korban berpencal membuat evakuasi berlangsung dramatis.

Seluruh jenazah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa menuju rumah sakit terdekat untuk dilakukan identifikasi dan penyerahan kepada keluarga besar di Desa Gondanglegi, Pasuruan.

Kasus kecelakaan ini telah mendapatkan penanganan dari Satlantas Polres Pasuruan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian kecelakaan dan dari hasil penyelidikan sementara, dugaan kecelakaan berawal karena pengemudi memiliki jarak pandang terbatas sehingga tidak menyadari adanya kereta api yang sedang melintas saat mobilnya melewati perlintasan rel KA tanpa palang pintu itu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *