KITAINDONESIASATU.COM – Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Sigit Sunarta, menegaskan bahwa ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), adalah asli. Pernyataan ini diperkuat dengan berbagai data yang tersedia. Sigit memperlihatkan salinan ijazah Jokowi yang telah ditandatangani oleh Rektor dan Dekan pada 5 November 1985. Ia juga menegaskan bahwa dokumen ijazah aslinya disimpan oleh Jokowi.
“Salinan ijazah ini perlu saya sampaikan karena memang ijazah aslinya dipegang oleh yang bersangkutan,” ujar Sigit, dikutip dari Kompas TV.
Ijazah tersebut mencantumkan nomor register di bagian kiri atas. Selain itu, Sigit turut memamerkan dokumen-dokumen pendukung pendidikan Jokowi, termasuk skripsi yang disimpan di ruangan khusus UGM.
“Ada saat Jokowi mengumpulkan skripsi, bahkan nilai-nilainya semua tertera lengkap. Ini bukan baru, ini dokumen sudah lama,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan beberapa individu terkait tuduhan ijazah palsu yang beredar, salah satunya adalah seseorang berinisial K.
Ternyata, K merujuk pada Kurnia Tri Royani, seorang advokat yang juga bagian dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Kurnia, yang pernah menjadi pengacara Rizieq Shihab, cukup vokal mengungkapkan ketidakberesan mengenai ijazah Jokowi. Selain Kurnia, Jokowi juga melaporkan tokoh-tokoh lain, seperti RS (Roy Suryo), RS (Rismon Sianipar), T (Tifa), dan ES (Eggi Sudjana).
Sebelumnya, Jokowi bersama tim kuasa hukumnya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada Rabu, 30 April 2025. Langkah hukum ini diambil karena polemik tentang tuduhan ijazah palsu yang terus berlarut-larut, dan Jokowi ingin memperjelas kebenaran melalui jalur hukum.
