Lebih lanjut, Ary juga menggarisbawahi pentingnya konservasi air dalam produksi susu.
“Air bersih sangat vital, baik untuk memberikan minum kepada sapi perah maupun untuk proses produksi susu itu sendiri. Jika sumber daya air tercemar atau habis, akan sulit untuk menghasilkan susu berkualitas,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, BSILHK telah menerbitkan standar industri pengolahan susu yang terintegrasi dalam sistem persetujuan lingkungan. Masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut httpline.bsilhk.menlhk.go.id/.
Di akhir acara, Ary berpesan kepada para siswa untuk rutin mengonsumsi susu, menjaga kebersihan air dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan menanam pohon di sekitar rumah atau sekolah.
“Dengan langkah-langkah sederhana ini, kalian tidak hanya berkontribusi untuk kesehatan diri sendiri, tetapi juga menjaga lingkungan Indonesia untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.***
Editor Aam Permana S


