KITAINDONESIASATU.COM – Sebagai dampak dari erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Geologi Kementerian ESDM meminta masyarakat untuk mewaspadai banjir lahar yang dipicu oleh hujan.
Banjir lahar itu berpotensi terjai di sekitar sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, NTT.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin 4 November 2024.
“Masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, utamanya di daerah Dulipali, Padang Pasir, dan Nobo,” katanya.
Disebutkan, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki hingga kini telah dinaikkan dari level III (siaga) menjadi level IV (awas) terhitung mulai Senin (4/11) pukul 24:00 WITA.
Berdasarkan pengamatan Badan Geologi pada Sabtu (2/11), terekam getaran banjir yang memungkinkan terjadinya aliran lahar di daerah sekitar sungai di Dulipali.
“Hal ini terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sehingga material yang menumpuk di area puncak terbawa aliran menuju area yang lebih rendah,” ucapnya.



