KITAINDONESIASATU.COM-Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatab Hewan, Kementerian Pertanian, memastikan Kabupaten Lebak, Banten, menjadi suplai daging untuk kebutuhan program makan bergizi gratis.
Hal itu diungkapkan Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto saat berkunjung di Wahana Kreasi Desa Sumurbandung, kemarin. “Ini langsung dari Dirjen Peternakan, datang kemari (Kabupaten Lebak). Dan di survei beberapa kali oleh Dinas Peternakan Kabupaten Lebak,” ujar Gunawan.
“Sudah ada dua investor yang masuk ke kita (Lebak) dalam rangka untuk menjadi penyuplai daging sapi perah dan daging untuk makan siang bergizi. Kita doakan, jadi di sini,” kata Pj Bupati Lebak
Mengenai daerah mana yang akan ditargetkan menjadi penyuplai daging adalah Kecamatan Gunung Kencana. “Jadi ini merupakan bagian dalam rangka untuk menunjang program makan bergizi gratis yang disampaikan oleh Presiden Prabowo,” ujar Gunawan.
Gunawan sangat berharap hal tersebut dapat terealisasi dan bisa mendukung kesuksesan program makan bergizi gratis di Indonesia. “Mudah-mudah dalam asesmennya bisa membuahkan hasil dan kita mendapatkan manfaatnya, dalam rangka menyalurkan dan menggemukkan sapi-sapi untuk program makan bergizi gratis. Ada beberapa dari Lebak, enggak semuanya dari Lebak. Dari Bogor dan juga Sukabumi. Jadi Banten-Jabar itu salah satunya dari Lebak,” katanya.
Sebelumnya, pada pertengahan Agustus lalu, Plt Direktur Pakan Hijau Kementerian Pertanian Sapta Priana Amin mengatakan, Kabupaten Lebak menjadi salah satu otensi daerah untuk pengembangan peternakan sapi potong dalam rangka mendukung program gerakan makan bergizi.
“Kita diharuskan dapat berswasembada. Oleh Karenanya kami ditugaskan untuk mengindentifikasi potensi lahan dengan menggandeng investor,” ujar Sapta.
Untuk itu, Sapta minta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lebak guna merealisasikan program tersebut, mengingat Kabupaten Lebak memiliki potensi peternakan yang cukup besar. Diketahui Kabupaten Lebak merupakan daerah yang memiliki potensi peternakan cukup besar dengan sebaran hampir di seluruh Kecamatan. Dengan adanya program ini kedepan diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat terutama peternak.
Di Lebak, untuk tata ruang telah dibagi kawasan usaha peternakan berdasarkan skala kecil, menengah dan besar seperti potensi sapi di Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Citeras dan Kecamatan Gunung Kencana.

