Tujuannya jelas: mencegah museum ini menjadi sekadar “gudang barang antik”.
Farhan menekankan pentingnya narasi yang menarik.
“Kita harus terus berdiskusi bersama para komposer, musisi, dan pelaku industri. Agar museum ini mampu menghadirkan sejarah perkembangan musik Indonesia secara menarik, hidup, dan mudah dipahami oleh generasi muda,” ucapnya.
Visi Jangka Panjang: Edukasi dan Identitas Bangsa
Keberadaan Museum Musik Indonesia diharapkan dapat menjadi jembatan antargenerasi.
Melalui kurasi yang baik, tokoh-tokoh penting yang selama ini mungkin hanya dikenali melalui rekaman audio, dapat “dihadirkan” kembali melalui narasi visual, arsip langka, dan instalasi seni.
Langkah proaktif Pemkot Bandung ini merupakan komitmen nyata untuk memastikan bahwa identitas bangsa yang tercermin melalui alunan musik tidak tergerus oleh zaman, melainkan terus bergema dan menginspirasi masa depan.***





