Tindakan operasi patah tulang korban gempa NTT dilakukan pada pukul 08.00 WIT. Proses operasi berlangsung dengan lancar sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Penanganan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan korban bencana tidak hanya berkaitan dengan logistik dan tempat tinggal.
Akses terhadap layanan kesehatan, terutama bagi warga yang mengalami cedera akibat gempa, juga menjadi bagian penting dalam proses penanganan dan pemulihan.
Kehadiran KRI dr. Soeharso-990 di wilayah NTT menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan TNI AL.
Kapal tersebut turut memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan setelah bencana.
Melalui pelayanan kesehatan tersebut, TNI AL berupaya memastikan korban gempa NTT mendapatkan penanganan sesuai kondisi medisnya.
Dukungan diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat yang mengalami cedera akibat gempa bumi.





