KITAINDONESIASATU.COM – Insiden tragis terjadi di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, ketika sebuah perahu motor yang mengangkut wisatawan tenggelam. Tim SAR gabungan bergerak cepat mengevakuasi para korban, namun hingga kini sang nakhoda masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palu, Rusmadi, mengatakan delapan korban berhasil dievakuasi menggunakan KN SAR Bhisma dan tiba di Rumah Sakit Ampana sekitar pukul 16.05 WITA untuk menjalani pemeriksaan serta pemulihan kondisi.
Dari total 13 korban dalam kecelakaan tersebut, sebanyak 11 orang merupakan wisatawan mancanegara, sedangkan dua lainnya adalah warga Indonesia. Sebanyak 12 korban berhasil diselamatkan, sementara nakhoda perahu bernama Ferdiansyah (29), hingga kini belum ditemukan.
Tujuh wisatawan asing dibawa ke Rumah Sakit Ampana guna mendapatkan perawatan medis, sedangkan empat lainnya memilih tetap berada di Pulau Una-Una.
Rusmadi menjelaskan tidak ada korban yang mengalami luka serius. Namun, para penyintas mengalami dehidrasi, kelelahan, dan trauma setelah insiden di tengah laut sehingga memerlukan penanganan medis untuk memulihkan kondisi fisik maupun mental mereka.
Operasi pencarian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan dari Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Sebanyak 13 personel diberangkatkan dari Pos SAR Luwuk menggunakan KN SAR Bhisma untuk menyisir kawasan perairan Teluk Tomini sejak Sabtu (25/7).
Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, fokus utama tim SAR masih tertuju pada pencarian Ferdiansyah yang diduga belum berhasil menyelamatkan diri saat perahu tenggelam. Operasi pencarian terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. (*)




