“Semoga dengan adanya kegiatan ini UMKM di Garut dapat naik kelas dan tentu bisa ekspor untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” ungkap Junanto.
Melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan dalam Jabar Jawara Ekspor 2026, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mendapatkan kesempatan untuk memperkuat kemampuan bisnis sekaligus memahami berbagai kebutuhan pasar.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu produk unggulan Garut memiliki daya saing lebih tinggi di pasar yang lebih luas.
Program pengembangan kapasitas ini juga diarahkan untuk membuka peluang baru bagi UMKM Garut dalam memperluas jaringan pemasaran.
Dengan meningkatnya kapasitas usaha, kualitas produk, serta pemahaman mengenai pasar internasional, peluang ekspor UMKM dari Kabupaten Garut diharapkan semakin terbuka.
Selain mendorong peningkatan daya saing, kegiatan Jabar Jawara Ekspor 2026 diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian daerah.
Pertumbuhan produk unggulan Garut yang mampu masuk pasar internasional berpotensi menciptakan peluang usaha baru sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja.





