Daerah

Harga Beras Jember Masih Sesuai HET, Satgas Pangan Justru Soroti Stok yang Mulai Menipis

×

Harga Beras Jember Masih Sesuai HET, Satgas Pangan Justru Soroti Stok yang Mulai Menipis

Sebarkan artikel ini
zakat beras
Ilustrasi Harga Beras Jember Masih Sesuai HET (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Satgas Pangan gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Kabupaten Jember, Senin (28/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan harga beras tetap sesuai ketentuan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Sidak melibatkan Polres Jember, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Perdagangan, Dinas Pasar, dan Perum Bulog.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni Pasar Tanjung Jember.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember Iptu Harry Sasono mengatakan petugas memeriksa sejumlah pedagang untuk mengetahui harga jual sekaligus memastikan tidak ada penjualan beras yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Petugas melakukan pengecekan terhadap sejumlah pedagang untuk mengetahui harga jual beras sekaligus memastikan tidak terjadi penjualan yang melebihi ketentuan pemerintah,” kata Harry.

Harga Masih Terkendali, Stok Beras Mulai Jadi Perhatian

Di Pasar Tanjung, pemeriksaan dilakukan terhadap UD Utama Sari dan UD Sumber Pangan Barokah.

Beras premium merek Gokar ditemukan dijual sekitar Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras SPHP berada di kisaran Rp11.800 per kilogram.

Pengecekan berlanjut ke ritel modern di Lippo Mall Jember. Beras premium merek Punokawan, Be Food Setra Ramos, dan Santap dibanderol Rp14.900 per kilogram, sementara beras SPHP sekitar Rp12.500 per kilogram.

Harry menyebut harga yang ditemukan masih berada dalam batas HET.

Namun, persoalan lain muncul dari sisi ketersediaan. Sejumlah ritel modern mengalami keterbatasan stok beras medium, sedangkan pasokan beras premium di beberapa toko pasar tradisional mulai menipis.

“Kondisi harga dan pasokan beras perlu terus dipantau untuk mencegah terjadinya gejolak. Pengawasan dilakukan tidak hanya terhadap harga jual, tetapi juga ketersediaan stok,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *