Selain itu, tim juga melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR dan kayak di sepanjang tepian Waduk Saguling, pemantauan udara menggunakan drone pada ketinggian maksimal 40 meter, serta pencarian melalui jalur darat oleh personel SAR Gabungan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban berhasil ditemukan pada sore hari. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Usai proses evakuasi, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing dan evaluasi. Berdasarkan hasil operasi, pencarian dinyatakan selesai dan operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR Gabungan, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, relawan, potensi SAR, serta masyarakat yang telah bekerja sama dan memberikan dukungan hingga korban berhasil ditemukan. Semoga sinergi dan semangat kemanusiaan ini terus terjaga dalam setiap pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya dikutip Selasa 7 Juli 2026.***





