Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan sekaligus memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran lahan di Garut menghanguskan sekitar satu hektare area yang didominasi semak belukar, ilalang, rumpun bambu, serta sebagian lahan jagung milik warga.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Camat Tarogong Kaler, Rakhmat Alamsyah, memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam proses pemadaman kebakaran lahan di Garut. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi faktor utama sehingga api dapat dikendalikan sebelum menjalar lebih luas.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama selama musim kemarau.
Selain itu, warga diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Pemerintah Kecamatan Tarogong Kaler kembali mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.



