Tim pun segera memetakan area untuk memulai proses evakuasi korban hilang di hutan Mentawai yang medannya cukup menantang.
Selama operasi SAR Mentawai berlangsung, tim gabungan menyisir hutan, Sungai Mara, hingga muara demi kelancaran pencarian lansia.
Penggunaan perahu karet dan drone termal menjadi senjata utama dalam proses evakuasi korban hilang di hutan Mentawai. Teknologi ini membantu tim mendeteksi jejak panas tubuh Mangantar Saumatgerat di tengah lebatnya vegetasi hutan kepulauan.
Memasuki hari ketiga, area pencarian lansia diperluas dan membuahkan hasil manis berkat ketangguhan tim operasi SAR Mentawai.
Mangantar Saumatgerat ditemukan dalam kondisi selamat di tepi sungai, berjarak 300 meter dari titik awal hilangnya. Penemuan ini langsung mempercepat proses evakuasi korban hilang di hutan Mentawai agar korban segera mendapat penanganan medis.
Usai Mangantar Saumatgerat berhasil dipulangkan ke keluarganya, operasi SAR Mentawai resmi ditutup dengan status sukses.
Benteng Hilton memberikan apresiasi tinggi kepada Polsek Sipora Selatan, Pos AL Simaubuk, PMI, BPBD, dan nelayan yang terlibat dalam pencarian lansia ini.
