Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan keberadaan ular tersebut menjadi faktor yang harus diperhitungkan karena dapat membahayakan personel yang melakukan proses evakuasi.
“Tim SAR Gabungan telah melakukan asesmen setibanya di lokasi. Namun, saat akan melaksanakan evakuasi, ditemukan ular cobra jawa di dalam sumur. Dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh personel, kami memutuskan untuk menangani dan mengeluarkan ular tersebut terlebih dahulu sebelum proses evakuasi jenazah dilakukan,” ujar Ade Dian Permana.
Berdasarkan hasil asesmen, proses evakuasi sebenarnya mulai diupayakan sekitar pukul 10.05 WIB. Akan tetapi, petugas terpaksa menunda proses tersebut karena ular masih berada di dalam sumur.
Tim kemudian melakukan penanganan terhadap ular tersebut. Sekitar pukul 12.20 WIB, kendala tersebut berhasil diatasi sehingga proses evakuasi jenazah dapat kembali dilanjutkan.
Sekitar 26 menit kemudian, tepatnya pukul 12.46 WIB, jenazah Aam Amelia berhasil diangkat dari dalam sumur oleh Tim SAR Gabungan.
Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan disemayamkan.
Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi pada pukul 13.01 WIB. Dengan telah ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh personel kembali dari lokasi.***




