News

Daerah di Cekungan Bandung Terancam Krisis Penanganan Sampah, TPPAS Sarimukti Hampir Overload

×

Daerah di Cekungan Bandung Terancam Krisis Penanganan Sampah, TPPAS Sarimukti Hampir Overload

Sebarkan artikel ini
Daerah kabupaten-kota di kawasan Cekungan Bandung tengah menghadapi potensi krisis penanganan sampah.
Ilustrasi TPPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. (DLH Jawa Barat)

Ia menilai koordinasi dan sinergi antarwilayah sangat penting, mengingat permasalahan sampah bersifat lintas daerah. Dalam hal ini, pemda provinsi akan berfokus pada penanganan regional, sedangkan pemda kabupaten kota bertanggung jawab atas lokus masing-masing.

“Jangan sampai nanti saat terjadi krisis, semua cuci tangan. Tidak boleh ada yang lari dari tanggung jawab. Kita semua harus bertanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tuturnya.

TPPAS Sarimukti

Sehari sebelumnya, Herman Suryatman meninjau Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat yang kini hampir melebih kapasitas (overload).

Baca Juga  Isu Sampah Menggawatkan, KLH Ingin DPRD Jadi Ujung Tombak Perubahan

Ia mengungkapkan, volume sampah dari wilayah Bandung Raya per harinya masuk ke TPPAS Sarimukti sekitar 3.000 meter kubik dan diprediksi penuh pada akhir 2024 jika berkaca pada lahan eksisting yang tersedia dengan sampah eksisting yang masuk.

“Apabila hal ini dibiarkan, maka diprediksi pada akhir 2024 Sarimukti bisa overload,” katanya.

Pemprov Jabar bersama Pemda Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi, sebagai pengguna TPPAS Sarimukti akhirnya membuat komitmen bersama untuk melakukan aksi nyata pengurangan, pemilahan, dan pemanfaatan sampah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *