KITAINDONESIASATU.COM – BPBD Kota Tangerang, Banten, mengeluarkan peringatan serius kepada warga di tengah masa liburan. Masyarakat diminta ekstra waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang datang tiba-tiba, termasuk dengan selalu membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa hujan ringan yang kerap turun mendadak berpotensi membuat jalan licin dan jarak pandang terganggu. Kondisi ini dinilai berisiko, terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan ringan diprediksi akan mengguyur wilayah Kota Tangerang pada awal pekan, mulai Senin hingga Rabu. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi.
Mahdiar mengingatkan, perubahan cuaca ekstrem juga berdampak langsung pada kondisi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, warga diimbau untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengingat cuaca bisa berubah berulang kali dalam satu hari.
“Pagi hari bisa cerah, siang hujan, sore reda, lalu malam berpotensi hujan lagi. Ini merupakan ciri masa peralihan cuaca yang harus diwaspadai,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, masyarakat Kota Tangerang dapat mengakses layanan kegawatdaruratan melalui call center 112 atau menghubungi nomor piket BPBD Kota Tangerang di 021-5582-144 yang aktif 24 jam.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Langkah ini diambil menyusul peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.
Sepanjang tahun ini, tren banjir, genangan air, dan angin kencang di Kota Tangerang tercatat mengalami peningkatan signifikan. Karena itu, Pemkot Tangerang memilih bergerak lebih cepat dengan menetapkan status siaga darurat. (*)

