KITAINDONESIASATU.COM– Cibinong, yang digadang-gadang bakal jadi wajah baru Kabupaten Bogor sebagai Ibu Kota, justru mencatat rekor tak sedap: jumlah pengangguran terbanyak se-Kabupaten Bogor.
Fakta ini mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat Kecamatan Cibinong menempati posisi tertinggi dalam hal jumlah pengangguran, yakni mencapai 6.518 orang yang belum memiliki pekerjaan.
“Kenapa Cibinong paling besar? Karena jumlah penduduknya pun besar, (sehingga) presentase pengangguran kan kurang lebih dari situ,” ungkap Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, Jumat 25 April 2025 kemarin.
Tingginya angka pengangguran ini pun jadi sorotan serius. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, langsung meminta dinas terkait untuk segera turun tangan menyusun langkah konkret. Terlebih, Cibinong bakal dijadikan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
“Kami diminta khusus oleh Pak Bupati untuk menangani anomali ini harus seperti apa, jangan sampai di Ibu Kota kita (bermasalah). Kita sedang memikirkan ini,” kata Bambam.
Ia menambahkan, pihaknya sedang menyusun strategi khusus agar Cibinong bisa menjadi wilayah percontohan, sekaligus menunjukkan wajah Kabupaten Bogor yang ideal di masa mendatang.
“Mudah-mudahan pada saat final RPJMD di bulan Agustus (2025 mendatang) kita sudah bisa menceritakan, ‘Oh Cibinong tuh harusnya kayak gini’ dan ritmenya seperti itu,” tambahnya.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto juga telah menyampaikan rencananya untuk mentransformasi Cibinong menjadi kawasan yang tertata rapi dan layak menjadi Ibu Kota Kabupaten Bogor.


