KITAINDONESIASAT.COM – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, percaya bahwa pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap RT/RW di Jakarta dapat membantu mencegah tawuran.
Menurutnya, pengawasan ketat dengan CCTV di berbagai lokasi seperti RT/RW, sekolah, dan ruang publik dapat membantu memantau dan mendeteksi potensi kekerasan atau tawuran lebih awal.
“Saat kita sudah memiliki CCTV di lingkungan RT/RW, sekolah, dan tempat publik lainnya, setiap rencana aksi tawuran dapat dipantau dan dicegah dengan lebih cepat,” ujar Pramono saat berada di Kwitang, Jakarta, pada Kamis.
Pramono menyampaikan hal ini terkait upaya pencegahan tawuran yang kerap terjadi di Jakarta.
Dia mengajak masyarakat dan aparat penegak hukum untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah tindak kekerasan di masyarakat.
Selain itu, Pramono juga berharap keberadaan CCTV dapat berfungsi dalam mengawasi peredaran narkoba, tindakan perundungan, dan pencurian di lingkungan warga.
Ia menekankan bahwa pemasangan CCTV di berbagai wilayah menjadi tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah guna mengurangi angka kriminalitas.
“Seharusnya pemerintah berperan aktif dalam memasang CCTV di RT/RW agar pengawasan bisa dilakukan secara kolektif oleh masyarakat,” tambahnya.
Berdasarkan kajian tahun 2017, idealnya DKI Jakarta memerlukan sekitar 70 ribu titik CCTV. Namun hingga pertengahan 2024, Pemprov DKI Jakarta baru berhasil memasang CCTV di 747 titik, dengan distribusi sebagai berikut: Jakarta Pusat 180 titik, Jakarta Barat 160 titik, Jakarta Utara 75 titik, Jakarta Timur 160 titik, dan Jakarta Selatan 172 titik.- ***


