KITAINDONESIASATU.COM-Oknum yang diduga preman mengutip pungutan liar (Pungli) dengan meminta uang di pertigaan Simpang Ciawi, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, kepada wisatawan yang akan berwisata ke kawasan wisata Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, viral di media sosial.
Wisatawan dari berbagai daerah baik dari wilayah Jawa Barat maupun dari Jabodetabek yang menggunakan jalan Pelabuhan Ratu melalui jalur simpang Ciawi menuju arah Sawarna, dijaga oknum warga dan mengutip sejumlah uang kepada pengendara kendaraan bermotor.
Budi, salah seorang wisatawan asal Bogor mengaku bahwa dirinya pernah menjadi korban pungli yaitu dicegat oleh oknum warga dan minta uang Rp 5.000 dengan alasan untuk biaya parkir.
“Sering kali saya berkunjung ke Sawarna, dan di simpangan pasti ada oknum warga yang meminta uang Rp 5.000. Hampir semua wisatawan yang melintasi pertigaan tersebut dihentikan dan dimintai uang,” kata Budi, kemarin.
Sedangkan tokoh masyarakat Bayah Erwin Komara Sukma menyayangkan ulah oknum warga yang minta uang kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Pantai Sawarna.
“Ini adalah Pungli. Dengan adanya Pungli di simpang Ciawi, wisatawan kapok untuk datang lagi ke Sawarna dan sekitarnya. Apalagi kalau mereka (wisatawan) ngomong ke teman atau saudaranya. Bisa hancur alias ditinggal wisatawan objek wisata di Pantai Sawarna,” tegas Erwin.
Untuk itu, lanjut Erwin, Polres Lebak bisa melakukan tindakan tegas, apalagi sekarang sedang dilakukan pemberantasan preman. “Jika perlu tindak tegas dan proses hukum termasuk dalangnya, jika hanya sekadar buat pernyataan, percayala tidak akan pernah kapok,” ujarnya.



