Disiplin, keberanian, ketekunan, gotong royong, rendah hati, hingga sikap menghormati orang lain menjadi nilai yang menurutnya perlu ditanamkan melalui PPSI Kabupaten Bandung.
“Prestasi itu penting, tetapi karakter jauh lebih penting,” ujar Dadang.
Ia menilai kemampuan teknik dan fisik yang dimiliki seorang pesilat harus berjalan beriringan dengan perilaku yang baik. Pesilat muda juga perlu dibiasakan menghormati orang tua dan guru, menghargai lawan serta menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan.
Karena itu, Dadang mengapresiasi konsep pembinaan yang menggabungkan nilai salat dan silat.
Menurutnya, perpaduan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang olahraga, tetapi juga mempunyai landasan moral.
Pencak Silat Didorong Masuk Sekolah
Penguatan pembinaan pesilat muda Kabupaten Bandung juga diarahkan ke lingkungan pendidikan. Dadang meminta Dinas Pendidikan kembali mendorong keberadaan ekstrakurikuler pencak silat di tingkat SMP, SMA, dan SMK.





