KITAINDONESIASATU.COM – Ini kesalahan yang perlu diperhatikan bagi para pemula pengendara sepeda motor, yang kurang hati-hati dan tidak fokus saat berkendara.
Peristiwa ini dialami tiga ABG (Anak Baru Gede) berusia belasan tahun di bawah 17 tahun yang boleh dibilang sebagai pemula pengendara motor.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (14/11/2024) sore pukul 14:30 WIB.
Akibat kecelakaan ini seorang pelajar berinisial RF berusia 13 tahun harus menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kecelakaan.
Tentu saja ini menyakitkan bagi keluarga besarnya, pelajar SMP ini, harus diklaskan keluarganya setelah kabar ini, ia pulang kerumah membawa berita duka cita.
BERITA KECELAKAAN LAINNYA: Pemuda Ponorogo-Madiun Kecelakaan, Istrinya Menjanda Dengan Satu Anak
Dalam kecelakaan ini korban diketahui berinisial RF berboncengan dengan dua temannya di belakang kemudi dan melaju cukup kencang.
Dua teman korban hanya mengalami luka-luka yakni SA (13) warga Perumahan Ringinsari, Kandat dan KR (13) pelajar asal Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan saat itu RF dan kawan-kawan boncengan bertiga mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Raya Dukuh, Ngadiluwih.
Kecelakaan ini terjadi secara tiba-tiba, ketika sebuah mobil box diparkir di pinggir jalan, tidak sampai masuk ke jalanan.
Saat itu mobil box sedang melakukan aktivitas bongkar muat, beberapa pekerja lalu lalang mengeluarkan barang dari dalam mobil.
Dari rekaman CCTV terlihat saat itu mobil di parkir di pinggir jalan dan aktivitas pekerja menurunkan barang dari mobil box.
BERITA KEDIRI LAINNYA: Lagi Remaja Bareng Kehilangan Nyawa di Tikungan Plosoklaten Kediri
Tidak lama kemudian muncul pengendara sepeda motor RF dan teman-teman melaju dari arah barat dan menghantam bagian belakang mobil yang dikemudikan Andrianto warga Bedali, Ngancar.
Kerasnya benturan sepeda motor DK 2360 FR yang di kemudikan RF membonceng dua temannya itu membuat korban mengalami luka parah dan menghembuskan nafas terakhirnya di tempat kejadian.
Sementara dua teman korban SA dan KR, hanya mengalami luka ringan luka lecet di tangan dan kepala pusing sementara SA mengalami luka sobek bibir dan lecet bawah mata.
Menurut Kapolsek Ngadiluwih, AKP Agung Saifudin mengatakan keduanya mendapatkan perawatan di RS Gambiran Kota Kediri.
Atas kejadian tersebut Agung berpesan agar orang tua peduli terhadap putra-putrinya jangan diberi kesempatan mengendarai sepeda sendiri, karena berbahaya.
Jika berangkat sekolah orang tua harus bertanggungjawab mengantar hingga ke sekolah, karena seusia itu sangat membahayakan bagi dirnya dan orang lain dalam berkendara sepeda motor. **



Respon (1)