KITAINDONESIASATU.COM– Upaya menekan angka tawuran pelajar di Kota Bogor terus digalakkan. Kali ini, langkah nyata datang dari Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS) yang menggagas kegiatan positif bagi pelajar se-Bogor Raya melalui ajang olahraga bela diri bertajuk Gladiator Bogor Arena. Gagasan tersebut mendapat sambutan hangat dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menerima audiensi perwakilan CAS di Ruang Paseban Punta, Balai Kota Bogor.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Anas S. Rasmana, serta Plt Kasat Pol PP Rahmat Hidayat itu, berbagai program CAS dibahas, terutama yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan penghapusan aksi tawuran di kalangan pelajar.
Dedie menegaskan, Pemerintah Kota Bogor mendukung sepenuhnya segala bentuk kegiatan yang menumbuhkan nilai-nilai positif dan memperkuat karakter pelajar.
“Intinya dari pemerintah mendukung segala bentuk kegiatan positif dalam menumbuhkan nilai-nilai kebaikan. Terutama dalam mencegah dan menghilangkan aksi tawuran,” ujarnya, Selasa, 7 Oktober 2025.
Dalam audiensi tersebut, CAS juga memaparkan rencana penyelenggaraan event bagi pelajar se-Bogor Raya yang memadukan aspek pendidikan, sosial, dan olahraga. Sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, olahraga, dan pembinaan kerohanian, CAS berkomitmen menghadirkan ruang pembinaan bagi generasi muda agar terhindar dari perilaku negatif.
Selain itu, CAS berharap para pelajar yang berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dapat memperoleh kesempatan menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui jalur prestasi. Menanggapi hal itu, Dedie memberikan sejumlah masukan agar CAS berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait untuk membahas aspek teknis pelaksanaan.
“Iya, misalkan untuk olahraga boxing atau tinju itu bisa masuk cabor, atau diawali dengan membuat perkumpulan di bawah yayasan yang bergerak di bidang olahraga dan sebagainya. Agar langkah yang ditempuh itu linier, sehingga bisa menuju jalur prestasi,” ujar Dedie.
Ketua CAS Hendrik dan Sekretaris CAS Kaka Yanz menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan yang diberikan Pemerintah Kota Bogor. “Kami berterima kasih atas akses serta langkah yang diberikan oleh Pak Dedie Rachim terkait apa yang kami sampaikan dalam audiensi,” ungkap keduanya.
Bidang Kepemudaan dan Olahraga CAS, Bob Eko Sukanta, menjelaskan bahwa lahirnya yayasan ini didorong oleh keinginan kuat untuk memutus mata rantai tawuran pelajar di Bogor Raya. Menurutnya, CAS memiliki visi besar untuk “memanusiakan manusia” melalui kegiatan positif dan pembinaan karakter.


