Acara peresmian ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk unsur Forkopimda Medan dan sejumlah pejabat lainnya.
Bobby Nasution menjelaskan bahwa revitalisasi Lapangan Merdeka juga bertujuan untuk meningkatkan pergerakan ekonomi di pusat kota Medan.
Salah satu fasilitas baru yang dibangun adalah dua lantai basemen, yang akan menyediakan galeri seni, gedung pertemuan, gerai tenant, dan bioskop.
“Bioskop ini akan menayangkan film-film karya anak lokal sebagai bentuk dukungan kami terhadap industri kreatif daerah,” kata Bobby.
Selain itu, Bobby berharap pengaturan tenant di kawasan tersebut dapat memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan pengusaha besar.
“Kami berharap pembagian antara UMKM dan pengusaha besar bisa seimbang, mungkin dengan perbandingan 60:40, 70:30, atau 50:50,” tambahnya. Untuk mendukung aktivitas ekonomi, Bobby juga berencana untuk menambah area parkir di sekitar Lapangan Merdeka.
Dalam kesempatan ini, Bobby juga menyampaikan pesan penting tentang kebersihan kota.
“Tadi dalam perjalanan saya melihat ada tumpukan sampah di jalan. Saya berharap camat dan seluruh warga kota menjaga kebersihan wilayahnya,” tegasnya.
Revitalisasi Lapangan Merdeka seluas 4,88 hektar ini bernilai kontrak sekitar Rp497 miliar dan diawasi oleh pihak Kejaksaan.

