News

Bobby Nasution Murka! Coret Anggaran Tusuk Gigi Rp 100 Juta dan Pembelian Kue Tar di Pemprov Sumut!

×

Bobby Nasution Murka! Coret Anggaran Tusuk Gigi Rp 100 Juta dan Pembelian Kue Tar di Pemprov Sumut!

Sebarkan artikel ini
Bobby Nasution Murka
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution murka dan langsung menunjukkan ketegasannya dalam pengelolaan anggaran daerah.

Ia baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya dan langsung mengambil tindakan tegas dengan mencoret alokasi anggaran yang dinilainya tidak masuk akal, yakni dana sebesar Rp 100 juta untuk pembelian tusuk gigi dan anggaran untuk kue tar di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Temuan anggaran yang dianggap janggal ini terungkap saat Bobby Nasution melakukan koordinasi dan peninjauan terkait penggunaan anggaran di lingkungan Pemprov Sumut.

Anggaran fantastis untuk barang-barang yang dianggap kebutuhan sekunder ini sontak membuatnya geram. Bobby menilai bahwa alokasi dana sebesar itu untuk tusuk gigi dan kue tar tidaklah prioritas dan terkesan pemborosan anggaran daerah.

“Ini tidak masuk akal. Anggaran sebesar ini untuk tusuk gigi dan kue tar? Saya langsung coret,” tegas Bobby kepada awak media.

Bobby Nasution Murka

Ia menekankan bahwa anggaran daerah seharusnya digunakan untuk kepentingan yang lebih mendesak dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, dan pendidikan.

Tindakan tegas Bobby ini pun menuai apresiasi dari berbagai pihak, terutama dari masyarakat yang menilai bahwa langkah tersebut menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik pemborosan anggaran. Banyak yang berharap agar tindakan serupa juga dilakukan oleh kepala daerah lainnya dalam mengelola keuangan negara.

Bobby Nasution juga meminta agar Pemprov Sumut lebih transparan dan akuntabel dalam penyusunan anggaran. Ia menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang matang dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan nilai manfaat yang jelas.

Lebih lanjut, Bobby menyatakan bahwa ia akan terus mengawasi penggunaan anggaran daerah di wilayahnya dan tidak akan segan-segan untuk mengambil tindakan jika menemukan adanya alokasi dana yang tidak wajar atau terindikasi korupsi.

Di balik Bobby Nasution murka, pengambilan langkah ini sejalan dengan komitmennya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani kepentingan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *