News

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, DPRD Jabar Minta Warga Bogor Aktifkan Siskamling

×

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, DPRD Jabar Minta Warga Bogor Aktifkan Siskamling

Sebarkan artikel ini
IMG20260126144206 scaled
Fetty Anggraenidini saat ditemui di gedung DPRD Kota Bogor, mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Intensitas bencana yang terus meningkat di Kota Bogor sepanjang Januari 2026 menjadi alarm serius bagi masyarakat. Sedikitnya tercatat 63 peristiwa bencana terjadi selama bulan ini, mendorong Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Fetty menegaskan, peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem masih berlaku hingga awal Februari mendatang. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor dan banjir, khususnya di wilayah rawan.

Mengingat karakteristik bencana yang kerap terjadi pada waktu-waktu tertentu, Fetty mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem pengamanan lingkungan sebagai langkah antisipasi bersama.

“Diharapkan masyarakat terus berhati-hati, jaga diri dan jaga lingkungan sekitar. Kalau bisa, bekerja sama dengan RT RW setempat untuk mengaktifkan kembali Siskamling,” ucapnya saat ditemui di gedung DPRD Kota Bogor pada Senin, 26 Januari 2026.

Menurutnya, pengawasan kolektif memiliki peran penting karena bencana sering kali terjadi ketika warga sedang beristirahat dan kewaspadaan menurun.

“Biasanya bencana longsor dan sebagainya itu terjadi pada malam hingga subuh hari, jadi kita harus tetap siaga,” jelasnya.

Baca Juga  BMKG: Jakarta Diprediksi Berawan dan Hujan Ringan di Awal Pekan

Selain menyoroti kondisi di Kota Bogor, Fetty menyampaikan bahwa Komisi V DPRD Jawa Barat saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai dinas terkait untuk menangani dampak bencana di sejumlah wilayah lainnya di Jawa Barat.

“Kami dari Komisi V DPRD Jawa Barat sudah berkoordinasi terus dengan dinas-dinas terkait untuk menanggulangi dampak bencana ini. Kami akan membagi tim ke dalam beberapa section agar bisa meninjau langsung tempat-tempat yang terkena dampak,” paparnya.

Ia menambahkan, penanganan juga difokuskan pada daerah-daerah terdampak seperti Bandung Barat, Bekasi, hingga musibah sekolah ambruk di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  VIRAL Foto Diduga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan Minuman Keras Harga Puluhan Juta

Lebih lanjut, Fetty kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memicu faktor risiko bencana dengan menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.

“Jangan buang sampah sembarangan dan tetap waspada terhadap hujan besar, terutama di malam hari,” katanya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *