KITAINDONESIASATU.COM– Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Baja Kota Cilegon, menetapkan biaya pendaftaran calon Ketua Umum (Ketum) BPC HIPMI Baja Kota Cilegon sebesar Rp 100 juta.
Ketua Steering Committee (Panitia Pengarah) Muscab VIII HIPMI Baja Kota Cilegon, Rohimi Kedil, mengungkapkan, pihaknya telah menyusun dan menetapkan sejumlah persyaratan dan tahapan yang harus dipenuhi oleh para bakl calon.
“Alhamdulillah kita dari SC telah menyelesaikan dan menyepakati susunan tahapan dan persyaratan bagi siapapun yang ingin mendaftar. Untuk rinciannya nanti akan kami bagikan,” ungkap Kedil, Senin (4/11/2024).
Untuk biaya pendaftaran, lanjut Kedil, terdapat penyesuaian dari muscab sebelumnya. Di mana, para calon ketum diharuskan membayar sebesar Rp 100 juta. “Biaya sebesar itu sudah sesuai Peraturan Organisasi yang telah ditetapkan. Uang itu nanti akan digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan penyelenggaraan Muscab VIII,” tuturnya.
Menurut rencana Muscab VIII BPC HIPMI Kota Cilegon akan digelar pada 11 Desember 2024. Ketua OC Muscab VIII HIPMI Baja Kota Cilegon, Enan Nova Solihin, mengatakan, mengawali rangkaian agenda, pihaknya membuka pendaftaran balon Ketum.
“Kami selaku panitia mengumumkan kepada publik bahwa pendaftaran balon Ketum BPC HIPMI Kota Cilegon dibuka mulai hari ini, Senin, 4 November dan batas akhir pendaftaran tanggal 19 November 2024 pukul 18.00 WIB,” kata Enan.
Sebagai organisasi para pengusaha, lanjut Enan, pihaknya membuka diri bagi siapapun yang berminat mendaftarkan diri menjadi balon Ketum BPC HIPMI Kota Cilegon selama memenuhi syarat yang ada di AD/ART dan Pedoman Organisasi.
“Kami terbuka dan siap melayani. Bagi siapapun yang memenuhi syarat sesuai peraturan organisasi berhak mendaftarkan diri sebagai Ketua BPC HIPMI Kota Cilegon,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, pada umumnya mantan Ketua BPC HIPMI akan melanjutkan memimpin organisasi lebih tinggi yaitu Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda). Dengan demikian, para alumni HIPMI Kota Cilegon besar kemungkinan akan memimpin Kadinda Kota Cilegon.
Untuk menjadi Ketua Kadinda Kota Cilegon, para calon akan merogoh kocek lebih dalam lagi yaitu Rp 500 juta. Ini terbukti pada Musyawarah Kota VI Kadinda Kota Cilegon pada akhir Agustus lalu.


