Kombinasi makanan khas Indonesia dan menu lokal Timur Tengah menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi sekaligus sesuai dengan kebiasaan konsumsi setempat.
Program ini diharapkan dapat menjadi model baru pelayanan gizi bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.(*)
