KITAINDONESIASATU.COM – Kabar penting buat pengguna kendaraan di Indonesia! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi mengumumkan kebijakan strategis pencampuran bioetanol E5 dan E10 ke dalam bahan bakar bensin nasional.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi Tanah Air.
Dalam keterangan pers di Washington DC, Jumat (20/2/2026), Bahlil menegaskan bahwa pencampuran etanol ke bensin akan diterapkan secara mandatory atau wajib.
“Salah satu strategi untuk kita mendorong ketahanan energi dan kedaulatan energi kita adalah kita akan menerapkan bagian daripada bensin kita akan campur dengan etanol mandatory,” ujarnya.
Tujuannya? Ciptakan Peluang Usaha Baru!
Tidak cuma soal energi, kebijakan ini juga dirancang untuk membuka lapangan usaha domestik.



